SINARPAGIAKTUAL.COM-(GUNUNGSITOLI): Anggota Komisi B, Bidang Prekonomian DPR-D Provinsi Sumatera Utara, Lidiani Lase melakukan monitoring i Gudang Bulog Gunungsitoli dalam rangka memastikan kwalitas beras Rastra yang saat ini menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat Kepulauan Nias.

Lidiani Lase, menyebutkan bahwa saat datang ke Gudang Bulog Gunungsitoli, Kansilog Gunungsitoli, Kurnia Hasibuan sedang tidak berada di tempat dengan alasan sedang di luar daerah. Dengan didampingi staf kantor Bulog Gunungusitoli, saat monitoring Lidiani Lase menemukan fakta ada beras berkutu dan kwalitasnya tidak layak untuk dikonsumsi.”saya sudah lihat sendiri, beras berwarna kuning, ada yang menggumpal, dan ada yang berkutu.” ujarnya Lidiani Lase kepada awak media baru-baru ini.

Pada kesempatan itu juga, staff Bulog Gunungsitoli menyampaikan kepada Lidiani Lase bahwa beras rastra busuk yang telah didistribusikan kepada masyarakat telah di ganti dengan beras yang berkualitas bagus. “pengakuan staffnya, beras rastra yang kemarin telah didistribusikan sudah diganti kembali dengan beras rastra yang berkualitas bagus. Jadi saya sarankan media untuk mengecek kebenaran ini. Apakah jelas Bulog Gunungsitoli telah mengganti beras tersebut,” pinta Lidiani.

Menanggapi hal demikian, Lidiani Lase meminta kepada Bulog Gunungsitoli, untuk tidak menyalurkan beras rastra sebelum dicek kualitasnya. Kepada Pemerintah bagian Perekonomian juga pihaknya meminta untuk tetap melakukan pengecekan Beras rastra sebelum disalurkan kepada masyarakat.

“pada saat itu saya tegaskan supaya Bulog lebih berhati-hati kedepan, jangan terulang ulah ini. Sebelum didistribusikan harus dicek kualitasnya. Bulog tidak boleh lalai. Kepada Pemerintah Daerah bagian Perekonomian kita himbau untuk tetap melakukan pengecekan rastra sebelum didistribusikan,” tegas Lidiani.

Lebih lanjut Lidiani Lase menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi kepada pihak Bulog Provinsi Sumatera Utara terkait permasoalan Beras rastra busuk di Nias. “kita dari DPRD akan melakukan koordinasi dengan pihak Bulog Provinsi Sumatera Utara, supaya hal ini tidak terulang kembali,” Tandas Politisi Partai Demokrat itu. (Fesianus Ndraha)