Demo 1SINARPAGIAKTUAL.COM – (Gunungsitoli) : Front Pemerhati Hak Masyarakat Kepulauan Nias bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM-KCBI) Kepulauan Nias berunjukrasa dalam menyampaikan Aspirasi Masyarakat  Kepulauan Nias ke PT.PLN Area Nias kamis 17/10 sekitar pukul 11.00 wib  tiba di Lokasi Gedung/ Kantor Area PT. PLN Nias di Desa Moawo Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli tentang beberapa dasar aksi yang diserukan sebagaimana di Amanatkan Undang-Undang RI Tahun 1945 pasal 28 tentang Kemerdekaan Berpendapat dan Undang-Undang RI No 9 Tahun 1999 tentang Persyaratan Menyampaikan Aspirasi di Muka Umum.

Maka adapun beberapa tuntutan dari Front Pemerhati Hak Masyarakat Kepulauan Nias adalah sebagai berikut, Hentikan pemadaman listrik Negara yang tidak jelas di Kepulauan Nias karna sudah merugikan masyarakat banyak sebagai pelanggan PLN, PLN harus bertanggungjawab kepada masyarakat berdasarkan Undang-Undang No.8 tahun 1999 pasal 45 ayat 1 dan ayat 2 atas kerusakan alat-alat elekronik dan kerugian kepentingan ekonomi masyarakat Kepulauan Nias. Hentikan dan pertanggungjawabkan pembohongan dan penggelembungan angka meter listrik serta nilai nominal tarif pembayaran rekening listik kepada Masyarakat Kepulauan Nias, Pecat pegawai PLN yang tidak profesional dalam pemasangan jaringan listrik yang bisa membuat Masyarakat Kepulauan Nias menjadi korban, Tuntaskan dan pertanggungjawabkan tindakan spekulasi dalam konspirasi yang dilakukan oleh oknum-oknum kemitraan  PLN dalam memasang jaringan listrik dan penagihan rekening listrik, Hentikan dan pertanggungjawabkan pembongkaran atau pengrusakan meteran listrik milik masyarakat oleh oknum petugas PLN yang disertai tindakan pengancaman dengan membawa pihak keamanan (Polisi), Pertanggungjawabkan pemasangan meteran yang tidak sesuai dengan ketentuan KONSWIL, Pertanggungjawabkan pemasangan kabel listrik di tiang-tiang utama dan Pemasangan Cross Arm yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia karena mengancam keselamatan manusia.

Kepala Manager PT.PLN Area Nias dengan santai menanggapi bahwa Pemadaman selama ini adalah Gangguan dan hal ini kita akan melakukan perubahan kedepan. Namun tanggapan ini di anggap sangat tidak masuk akal karena dari sebelumnya juga alasan-alasan yang di lontarkan oleh Beberapa manager-manager sebelumnya dan termasuk oknum-oknum dari PLN tersebut sama seperti pernyataan ini,sehingga massa dari  Front Pemerhati Hak Masyarakat Nias memanas dan melakukan pembakaran ban sebagai bukti kepedulian agar Manager PT.PLN Area Nias dan seluruh jajarannya serius menanggapi Permasalahan Kelistrikan di Kepulauan Nias ini.

Anehnya Manager PT.PLN Nias malah segera meninggalkan massa saat adanya pembakaran ban dan salah seorang satpam di Kantor PT.PLN area Nias memasuki link massa hingga terjadi aksi dorong-dorongan  dan  beberapa oknum anggota Polres Nias yang harusnya turut mengamankan, malah terjadi kericuhan dan pemukulan terhadap massa yang bergabung dalam Front Pemerhati Hak Masyarakat Kepulauan Nias sehingga Kericuhan pun tidak terelakkan lagi. Salah seorang massa di seret ke Mapolres Nias di amankan, namun ketika sampai di Polres Nias bukan di amankan tetapi di jadikan tersangka dan ditahan di sel Mapolres Nias sampai saat berita ini di tulis..  

Sangat di sayangkan  Pihak Pengamanan dari Polres Nias telah mengetahui sendiri pelaku pemukulan kepada pihak pengamanan oleh Satpam yang tidak memakai Baju Dinas Satpam tidak di amankan atau di tangkap malah di biarkan, Oknum Polisi tersebut  melihat langsung dan menyatakan “ Kenapa Kamu Pukulin Oknum Polisi? “  tapi hal ini tidak ada tindak lanjut.

Hal ini  terbukti  dalam  rekaman video saat oknum polisi mengejar satpam dan mengatakan pertanyaan diatas kepada oknum Satpam yang tidak memakai Baju satpam. Rekaman video tersebut telah di kirim kepada Kapolres Nias agar bisa melihat dan mengambil langkah yang lebih baik.

Kericuhan Massa berawal ketika  oknum satpam PT.PLN Area Nias mendatangi link massa sehingga terjadi aksi dorong-mendorong lalu di duga pada saat itu oknum satpam mengeluarkan sangkur hingga jatuh dan dengan kelihaiannya sangkur tersebut diambilnya kembali dan langsung  dimasukkan kembali ke sarungnya.  hal ini juga diduga di lihat sendiri oleh oknum-oknum Anggota Polres Nias yang menjadi pengaman pada saat itu namun pihak pengaman dari Polres Nias diduga tidak menghiraukan.

Ketua LSM KCBI Kepulauan Nias Fesianus Ndraha kepada SPA meminta kepada Kapolres Nias agar lebih jeli dalam Kericuhan Aksi damai yang di laksanakan oleh Front Pemerhati Hak Masyarakat Kepulauan Nias dimana Seruan ini di lakukan demi untuk kepentingan Masyarakat banyak bukan kepentingan kelompok.

Tambahnya mengatakan Diminta kepada Kapolres Nias agar segera menangkap Oknum Satpam PT.PLN Area Nias yang melakukan pemukulan kepada Massa jangan hanya sepihak melakukan penangkapan. Harapnya di minta kepada Kapolres Nias agar memperhatikan lebih seksama seperti terlihat dalam rekaman video bahwa oknum satpam PT.PLN Area Nias yang mendatangi Link Massa sehingga menimbulkan kerusuhan dalam aksi damai yang di lakukan oleh Front Pemerhati Hak Masyarakat Kepulauan Nias  serta menangkap oknum yang memulai kerusuhan tersebut., Tegasnya. ( Tim Monitor)